Selasa, 12 Februari 2019

Pertimbangan Menggunakan Monitor Berlayar Besar

Sudah terbit di: https://steemit.com/komputer/@lerengbukit/pertimbangan-menggunakan-monitor-berlayar-besar

Di berbagai toko komputer, tersedia beragam monitor berlayar besar. Harganya dan mereknya pun sangat bervariatif. Monitor ini pun bisa juga digunakan oleh produk komputer berjenis All-In-One PC yang secara mendasar menggabungkannya dengan CPU, Nah, apakah kita tertarik juga ingin menggunakannya? Bila tertarik, berikut beberapa hal yang sebaiknya kita pertimbangkan dengan cermat sebelum membelinya .

Sesuaikah dengan Pekerjaan? Akankah Meningkatkan Produktivitas?
Bila layar besar menampilkan lebih dari satu jendela, kita akan lebih nyaman memandangnya. Inilah kelebihannya yang sangat dirasakan. Kita dapat melihatnya pada gambar pertama di atas. Nah, apakah pekerjaan kita sesungguhnya membutuhkan lebih dari satu jendela? Ambil contoh, kita bekerja sebagai seorang penerjemah. Dengan menampilkan dua jendela sekaligus, yaitu yang berisi teks yang akan kita terjemahkan dan aplikasi word processing untuk mengetik terjemahan, membuat kita lebih fokus dan nyaman menerjemahkannya. Kita pun tak perlu repot-repot menutup dan membuka salah satunya untuk bekerja. Pekerjaan tak akan tersendat sehingga menjadi lebih lancar.


Gambar 1. Contoh

Ambil contoh lagi, kita bekerja sebagai seorang desainer. Saat mendesain, kita membutuhkan gambar contoh sebagai inspirasi. Nah, untuk lebih memudahkan kerja mendesainnya, tampilkan gambar contoh tersebut dan software desain yang kita gunakan secara berbarengan. Singkatnya, menjadikan lebih fokus dan nyaman bekerja dan juga menjadikan lebih produktif.

Cocok Bagi Gamer Sejati
Apakah kita termasuk seorang gamer sejati? Bila ya, bila menggunakan monitor berlayar kecil, tak ada salahnya menggantinya. Mata akan lebih fokus dan nyaman memandangnya, Mata pun akan lebih fokus dan nyaman juga memandang hal-hal yang tampak secara lebih mendetail. Selain itu, menurut suatu penelitian, bila menggunakannya, seorang gamer pun lebih mudah mengalahkan lawannya. Sebabnya, tampilan yang lebih besar, sangat membantu otak mengolah informasi-informasi yang tampak pada layar secara lebih cepat. Singkatnya, untuk menjadi seorang pemenang, tak ada salahnya mencobanya.

Hal-Hal Penting Lainnya.
Menurut suatu penelitian, layar berukuran 24 inchi sangat ideal untuk mengedit dokumen. Dan juga, untuk menyelesaikan angka-angka yang tampak pada lembar spreadsheet. Waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya meningkat hingga 52%. Menampilkan dua monitor berbarengan di hadapan mata memang juga akan membantu Namun, tak akan secepat menyelesaikannya dengan hardware tersebut. Nah, dengan demikian, bila pekerjaan kita demikian, agar pekerjaan menjadi lebih fokus dan juga agar lebih nyaman, tak ada salahnya mencoba menyelesaikannya dengan hardware tersebut.

Demikian, beberapa pertimbangan sebelum membawanya pulang. Nah, setelah mempertimbangkannya, apakah tertarik mencobanya? Namun, ada juga beberapa kelemahannya. Antara lain, membutuhkan lebih banyak ruang untuk meletakkannya dan membutuhkan konsumsi listrik yang lebih besar. Semakin besar, tentunya harganya pun akan semakin tinggi. Harga yang lebih tinggi tentunya akan tergantikan oleh manfaatnya.

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi:
  1. http://infinitechusa.net/2012/01/24/benefits-of-a-large-monitor-4-reasons-to-go-big/
  2. https://www.monitornerds.com/upgrading-to-bigger-monitors/
  3. https://gbr.pepperdine.edu/2010/08/three-ways-larger-monitors-can-improve-productivity/
  4. https://techreport.com/news/14343/more-bigger-monitors-boost-productivity-says-study
Gambar:
1.https://cdn.pixabay.com/photo/2016/11/19/12/34/apple-1839046_960_720.jpg

Kamis, 31 Januari 2019

Libre Office, Salah Satu Software Office Open Source Terbaik

Sudah terbit di: https://steemit.com/komputer/@lerengbukit/libre-office-salah-satu-software-office-open-source-terbaik

Untuk mengerjakan beraneka dokumen pekerjaan kantor, apakah menggunakan MS Office? Memang, bagi publik luas, software tersebut memang sudah sangat akrab dan menjadi teman yang penuh setia menemani menyelesaikannya. Termasuk juga bagi kalangan mahasiswa dan pelajar umumnya untuk mengetik berbagai tugas akademis. Padahal, ada juga software sejenis yang fungsinya sama. Salah satunya adalah LibreOffice yang termasuk open source. Untuk menggunakannya, karena berkategori open source, tak perlu mengeluarkan banyak uang dari dompet. Hanya cukup menyisihkan waktu untuk men-downloadnya saja selama beberapa menit. Lalu, apa keunggulannya? Dan juga, mengapa layak menjadi alternatif? Simak review singkatnya berikut.

LibreOffice adalah software hasil kreasi perusahaan asal Jerman. Seperti layaknya Office karya Microsoft, LibreOffice terdiri dari beberapa paket aplikasi. Antara lain, Yaitu, Writer, Calc, Impress, Draw, Base, dan Math. Fungsinya serupa dengan paket aplikasi pada MS Office. Writer yaitu aplikasi pengolah kata seperti halnya Word. Calc untuk mengolah data-data spreadsheet. Impress sama halnya fungsinya dengan PowerPoint. Draw bermanfaat untuk membuat gambar sederhana. Base untuk mengolah database. Terakhir, Math untuk menyelesaikan rumus matematika.


Gambar 1. Review

LibreOffice tak dapat dipungkiri memang sangat disukai publik luas. Baik oleh pengguna perorangan maupun organisasi. Nah, dilansir dari situs comparison.com, dalam hal kepuasan konsumen, LibreOffice meraih nilai 97%. Sedangkan dalam hal skor, skornya yatu 9.8. Salah satu pesaing terdekatnya yaitu Apache Open Office. Dilansir dari situs yang sama, kepuasannya yaitu 96%. Sedangkan skornya yaitu 9.7. Software ini dibuat oleh perusahaan asal Amerika.

Seperti sudah disebutkan, disukai oleh organisasi Saat ini, dilansir dari situs libreoffice.org, beberapa departemen di beberapa negara memilih menggunakannya. Di Prancis, digunakan oleh Departemen Pertahanan, Departemen Energi, Departemen Pertanian, dan Departemen Pendidikan. Di Taiwan, sebanyak 24000 komputer di Departemen Keuangan memilih menggunakannya juga. Dengan demikian, kita dapat menyimpulkan benang merah bahwa LibreOffice cocok dan tangguh untuk menyelesaikan beragam kebutuhan mengerjakan pekerjaan kantor. Tak tertutup kemungkinan, semakin banyak organisasi yang menggunakannya. Baik organisasi swasta maupun milik negara.

Tak ada yang sempurna, termasuk juga dalam bidang software. Nah, apa kekurangan LibreOffice? Tak dapat dipungkiri, dalam hal tampilan atau interface yang cenderung monoton ataupun kurang menarik dan lebih rumit bila dibandingkan Word. Namun, bila telah terbiasa, kita tentunya lebih mudah menggunakannya. Kelemahan ini tentunya tertutupi oleh kelebihannya

Demikian, review singkat seputar LibreOffice. Bila butuh software untuk selesaikan berbagai pekerjaan kantor ataupun hal lainnya, software ini sesungguhnya layak menjadi alternatif. Terlebih, bila software Office buatan Microsoft sedang rusak misalnya terserang virus ataupun tak dapat digunakan. Ataupun bila tak mempunyainya. Apakah kita juga tertarik menggunakannya? Kita dapat mendownloadnya di situs libreoffice.org.

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi:
  1. https://www.cio.com/article/2392232/microsoft-office/5-free-open-source-alternatives-to-microsoft-office.html
  2. https://comparisons.financesonline.com/apache-openoffice-vs-libreoffice
  3. https://www.libreoffice.org/discover/who-uses-libreoffice/
  4. https://www.reviewonpoint.com/latest-2017-libreoffice-review-features-pros-cons/
Gambar:
1.Gambar Milik Pribadi