Rabu, 31 Desember 2014

Inkjet Printer vs Laser Printer

Tentunya pembaca di sini sudah tidak asing lagi dengan salah satu perangkat komputer yang bernama printer. Printer adalah sebuah perangkat cetak elektronik yang dapat mencetak data berupa dokumen ataupun gambar dari sebuah komputer. Perangkat ini sangat berguna di zaman sekarang ini terutama bagi yang sedang bekerja yang memerlukan printer untuk mencetak dokumen-dokumen pentingnya. Seiring dengan berjalannya waktu, berbagai jenis printer mulai bermunculan. Salah satunya yaitu Inkjet printer dan Laser printer.

Inkjet Printer

Inkjet printer merupakan printer yang menggunakan tinta cair sebagai bahan baku pencetakannya. Cara kerja printer inkjet yaitu mendorong molekul-molekul tinta cair untuk kemudian dicetak ke sebuah kertas/halaman. Tinta-tinta yang digunakan pada inkjet printer juga bermacam-macam diantaranya yaitu:

  1. Solvent Inks, menggunakan volatile organic compounds (VOCs) atau senyawa tinta yang mudah menguap dan mempunyai tekanan uap yang tinggi.
  2. UV-curable Inks. Tinta yang digunakan kebanyakan tersusun dari monomer akrilic yang kemudian akan diradiasi oleh sinar UV yang tinggi sehingga dapat menempel di kertas/halaman yang ingin dicetak.
  3. Dye Sublimation Inks. Tinta berwarna yang digunakan berupa tinta yang mudah berubah menjadi gas (sublimasi) dan dikhususkan untuk mencetak kertas/halaman yang mengandung poliester fiber dengan tingkat persentase yang tinggi.


Gambar 1. Inkjet Printer

Ide mengenai printer inkjet ini berasal sekitar abad ke-19 dan mulai dikembangkan secara luas sekitar tahun 1950-an. Sampai sekarang ini telah ditemukan 2 jenis inkjet printer yaitu Continuous inkjet (CIJ) dan Drop-on-demand (DOD).

  1. Continuous inkjet. Konsep mengenai continuous inkjet ini pertama kali dipatenkan oleh Lord Kelvin sekitar tahun 1867. Pada continuous inkjet, sebuah pompa bertekanan tinggi memompa tinta cair melalui sebuah “gunbody” yang akan berubah menjadi tetesan embun tinta secara kontinu.
  2. Drop-on-demand (DOD). DOD terbagi menjadi 2 yaitu thermal DOD dan piezoelektrik DOD. DOD yang paling sering dipakai oleh masyarakat adalah thermal DOD. Konsep mengenai thermal DOD ditemukan oleh seorang Canon engineer yang bernama Ichiro Endo pada Agustus 1977.


Gambar 1. 2 jenis Inkjet Printer

Kelebihan dari inkjet printer ini terletak pada kualitas pencetakannya yang terkesan halus. Selain itu, printer ini dapat langsung dipakai tanpa harus menunggu sampai tinta panas terlebih dahulu. Sedangkan kekurangannya terletak pada harga tinta yang agak mahal. Selain itu, hasil cetakannya tidak boleh terkena air sebab tinta akan larut dalam air dan menjadi blur.

Laser Printer

Laser printer adalah jenis printer yang menggunakan laser dalam proses pencetakannya. Perangkat ini ditemukan oleh Gary Starkweather di Xerox sekitar tahun 1969. Prinsip kerja alat ini sangatlah sederhana. Sebuah sinar laser memproyeksikan gambar dari dokumen yang akan dicetak ke sebuah silinder berbentuk drum. Silinder tersebut dilapisi oleh Selenium dan penuh dengan muatan listrik. Partikel tinta (toner) kemudian akan tertarik ke bagian dari silinder yang belum disinari oleh sinar laser. Silinder tersebut kemudian memindahkan proyeksi gambarnya ke kertas yang akan dicetak.


Gambar 3. Laser Printer

Kelebihan dari laser printer ini terletak pada kualitas cetak dan kecepatan cetaknya yang sangat cepat. Selain itu, laser printer ini dapat mencetak pada berbagai ukuran kertas. Sedangkan kekurangannya terletak pada kualitas cetak fotonya yang buruk dan harga tinta yang lebih mahal dibandingkan inkjet printer.

Oleh : Stevanus
Sumber: http://marcoranca.blogspot.in/2012/07/apa-itu-printer-pencetak.html#more
http://apaperbedaan.blogspot.in/2013/04/perbedaan-printer-inkjet-dan-laser.html

Gambar:
1. http://epson.com
2. http://www.unijet.co.kr/eng/design/images/uni/sub04_01img02.gif
3. http://cnet.com

Related Posts :

0 komentar :

Posting Komentar