Selasa, 02 Desember 2014

Apakah Anda Mengetahui Overclocking?

Bagi Anda para pemula yang sedang mempelajari hardware komputer, tentunya mendengar kata overclocking masih terasa sangat terdengar asing, bukan ?

Overclocking merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk meningkatkan kinerja komputer menjadi lebih cepat dengan cara melakukan konfigurasi clock pada mainboard, processor, maupun VGA card untuk memacu kinerja komputer menjadi lebih cepat seperti menggunakan processor dengan harga yang lebih mahal, yaaa dengan melakukan overclocking adalah salah satu caranya.

Overclocking/ overclock dapat disebut sebagai kegiatan “trial and error” atau coba-coba. Oleh karena itu lakukan overclocking secara benar dan bertahap.

Bagaimana sih melakukan overclocking itu?

Sangat mudah, Anda bisa melakukan overclocking dengan cara mengatur set-up kecepatan clock CPU pada BIOS. Misalnya saja processor komputer yang Anda gunakan saat ini dengan kecepatan 1,6 GHz, kinerja dapat bertambah dengan mengubah nilai bus pada pilihan BIOS, misalnya yang tadinya 100 Mhz diubah menjadi 133 Mhz. Itu artinya komputer Anda akan bekerja dengan kecepatan 16x133 Mhz atau sama dengan 2.128 Mhz (2,1Ghz). Dalam melakukan proses overclocking ini Anda harus memperhatikan beberapa hal yang sangat penting, diantaranya :



  1. Daya Power Processor.
    Perlu Anda ketahui, semakin cepat kinerja sebuah komputer maka akan semakin besar pula daya/ power yang dibutuhkan. Jika daya power processor tidak kuat atau melebihi batas wajar, maka akan terjadi over voltage yang dapat menyebabkan kinerja komputer tidak stabil sehingga akan lebih cepat panas.

    Over voltage itu apaan sih?
    Ya, over voltage merupakan pilihan terakhir yang dapat kita ambil jika Anda ingin melakukan overclocking yang cukup extreme.

    Lalu bagaimana agar kinerja komputer tetap stabil?
    Agar kinerja komputer tetap stabil, maka tingkatkan juga daya power processor dengan mengatur Vcore pada pengaturan set-up BIOS komputer tersebut.

  2. Ingatlah bahwa processor sebuah komputer memiliki batas kemampuan tertentu.
    Panas yang semakin tinggi akibat overclocking yang berlebih hanya dapat diatasi dengan mengganti sistem pendingin dengan yang lebih baik.

  3. Ingatlah juga bahwa overclocking yang berlebih dapat menyebabkan multiplier processor menjadi tidak stabil.

  4. Perhatikan memory dan power supply yang digunakan.
    Proses overclocking membutuhkan komponen pendukung yang sangat baik. Penggunaan memory dan power supply sangatlah berperan penting dalam melakukan proses overclocking.

  5. Perhatikan PSU (Power Supply Unit) yang digunakan, karena kestabilan sebuah kinerja sistem komputer sangat ditentukan juga oleh pasokan PSU yang stabil dengan kualitas yang terbaik juga.

Bagi Anda yang melakukan overclocking pada komputer, panas merupakan salah satu masalah yang sering dijumpai. Karena apa? Ya, karena dengan melakukan proses overclocking dalam arti lain membuat “pemaksaan” peningkatan kinerja dan kecepatan komputer yang akan berdampak processor menjadi lebih cepat panas.

Akan menjadi sangat murah dan tidak akan mengeluarkan budget sepeser pun jika Anda melakukan proses overclocking pada processor komputer tanpa memperhatikan perangkat-perangkat pendukung lainnya yang digunakan. Hal ini jika dilakukan secara berlebihan akan membuat kinerja komputer yang digunakan menjadi tidak stabil bahkan menyebabkan kerusakan.

Sebaliknya, jika Anda melakukan proses overclocking dengan memperhatikan perangkat-perangkat pendukung lainnya yang digunakan, seperti memory, mainboard, VGA top-end, power supply, bahkan casing yang dibuat khusus untuk proses overclocking maka akan menyeimbangkan kinerja komputer Anda menjadi stabil. Tapi itu artinya Anda memerlukan budget yang cukup besar untuk mengganti perangkat-perangkat itu semua. Sehingga dalam hal ini overclocking akan menjadi mahal karena Anda harus membeli perangkat-perangkat pendukung lainnya yang diperlukan.

Membeli sebuah hardware komputer agar membuatnya lebih optimal untuk melakukan proses overclocking, sama halnya seperti Anda membeli sebuah PC dengan harga dua buah PC biasa.

Semoga materi artikel di atas menambah wawasan kita semua mengenai penjelasan apa itu proses overclocking dalam kinerja sebuah komputer.

Terima kasih.

Oleh : Fitriyana Suhendi
Sumber materi : Syarifani, M. Zamakh. 2009. Tips Anti Komputer Error. Yogyakarta: Mediakom.
Sumber photo : http://firmanariviantotkj4.blogspot.com/2013_11_01_archive.html

Related Posts :

0 komentar :

Posting Komentar