Kamis, 11 September 2014

Teknik Praktis mengedit foto dengan Photoshop

Photoshop adalah salah satu piranti grafis canggih serba bisa. Sampai saat ini, belum ada piranti lunak yang mampu menandingi kecanggihan piranti buatan Adobe tersebut. Piranti ini digunakan oleh banyak kalangan profesional termasuk desainer dan fotografer. Salah satu kegunaan piranti Photoshop adalah piranti ini sangat cocok untuk mengedit foto. Jika anda memiliki banyak foto-foto pribadi, maka tidak ada salahnya apabila anda mengedit foto tersebut sehingga foto-foto tersebut terlihat lebih baik dari sebelumnya. Jika foto hasil jepretan kamera terlihat kurang baik, maka anda pun dapat mengeditnya dengan Photoshop.

Ada banyak piranti lunak untuk mengedit foto, misalnya Instagram. Namun, hasil mengedit foto dengan Photoshop jauh lebih baik daripada piranti-piranti lunak lainnya. Berikut ini adalah teknik-teknik praktis untuk mengedit foto sehingga foto pun terlihat lebih baik.

Teknik Blurisasi

Jika foto terdiri dari banyak objek maka bukan tidak mungkin mata akan kehilangan fokus. Artinya, mata anda akan melihat banyak objek. Untuk menghindari hal tersebut, maka gunakanlah teknik blur. Dengan teknik blurisasi, mata anda akan terfokus ke objek utama. Photoshop menyediakan banyak variasi-variasi blur. Gambar berikut ini adalah contohnya. Gambar pertama adalah foto tanpa blur, sedangkan gambar kedua dan gambar ketiga adalah foto yang sudah diberi blur.



Cara menggunakannya cukup mudah. Seleksi objek utama menggunakan Magnetic Lasso Tools.



Kemudian pilih di menu utama, Select -> Inverse. Kemudian pilih Filter -> Blur. Ada banyak sekali variasi-variasi blur. Pilihlah salah satu, kemudian atur nilai parameternya sehingga mata anda dapat terfokus ke objek utama. Misalnya Gaussian Blur, pilihlah nilai radius sehingga objek utama di foto menjadi fokus mata anda.

Teknik harmonisasi warna

Foto yang terdiri dari banyak objek yang berwarna akan terlihat menarik daripada foto yang hanya memiliki banyak objek dengan sedikit warna. Namun, jika warna-warna tersebut tidak tertata dengan rapi, maka mata anda akan merasa pusing melihatnya. Untuk menghindari hal tersebut, Photoshop menyediakan fitur Auto Color dan Auto Levels. Kedua fitur tersebut sangat baik untuk menyusun komposisi warna-warna di dalam foto.

Gambar berikut ini adalah contohnya. Gambar pertama adalah foto asli, sedangkan gambar kedua gambar setelah diberi efek Auto Color dan Auto Levels. Komposisi warna gambar kedua terlihat lebih teratur daripada gambar pertama.



Menggunakan Auto Levels dan Auto Colors sangat mudah. Pilihlah di menu utama, Image -> Adjustment -> Auto Colors, kemudian pilihan Image -> Adjustment -> Auto Levels. Teknik ini sangat cocok digunakan untuk foto yang terdiri dari banyak objek berwarna.

Menggabungkan teknik pertama dengan teknik kedua

Dengan menggabungkan teknik ini dengan dengan teknik pertama, maka akan didapatkan foto yang indah dan harmonis. Caranya adalah anda lakukan teknik kedua terlebih dahulu hingga komposisi warna-warna di foto terlihat harmonis dan teratur, kemudian anda seleksi objek utama untuk diberi efek blur sesuai dengan teknik pertama yang sudah dijelaskan. Gambar berikut ini adalah contohnya.



Kesimpulan

Tulisan ini menjelaskan teknik-teknik praktis untuk mengedit Foto. Dengan menerapkan teknik-teknik tersebut, foto pun terlihat lebih indah dan lebih artistik daripada sebelumnya.

Oleh : Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber gambar:
http://indianapublicmedia.org/focusonflowers/files/2010/06/colorful_design.jpg
http://wpmedia.driving.ca/2014/06/ferrari-2.jpg?w=800&h=520&crop=1
http://pichost.me/1478886/
http://amoreint.com/wp-content/uploads/2014/05/Tulips-flowers-buds-colorful-blur.jpg
http://farm9.static.flickr.com/8011/7688905076_53b7c50909_m.jpg
http://i0.wp.com/www.saltlakebrideandgroom.com/wp-content/uploads/2014/03/Floral-on-Floral-Love-Elements-Styled-Shoot-La-Fete-and-Green-Apple-Photography-7.jpg?w=620
http://d2i.co/Tutorials/Cutouts/2.jpg
Dokumen Pribadi

Related Posts :

0 komentar :

Posting Komentar