Selasa, 08 Juli 2014

Distribusi Linux

Linux didstribusikan melalui Distro. Distro ialah bundel dari kernel Linux beserta sistem dasar Linux, program instalasi, tools basic, dan program – program lain sesuai dengan tujuan pembuatan distro. Distro-distro tersebut antara lain:



  1. RedHat, merupakan distribusi yang paling populer di Indonesia. Instalasi dan pengoperasian dari distribusi ini terbilang mudah.

  2. Debian (http://www.debian.org/), merupakan distribusi yang mengutamakan kestabilan dan kehandalan. Debian menggunakan .deb dalam paket instalasi programnya. Debian menyediakan fitur dan fasilitas lebih dari operasi sistem lain, dengan 37500 lebih paket program, precompiled software yang disatukan dalam format yang memudahkan penginstalan pada komputer.

    Debian termasuk distribusi populer yang diturunkan ke berbagai distro populer lainnya seperti Linux Mint, Ubuntu, PC Linux OS dll. Debian mendukung berbagai arsitektur processor di luar Intel seperti ARM, MIPS, PowerPC, s390, dan HP-PA, dengan adanya dukungan terhadap platform lain memudahkan dalam penggunaan platform sistem operasi yang sama di lingkungan hardware berbeda.

  3. Slackware, ialah distribusi yang pernah merajai dunia Linux. Hampir semua dokumentasi Linux disusun berdasarkan Slackware. Slackware menawarkan kernel, library maupun aplikasi lain dengan mutu yang teruji. Meskipun bukan merupakan jenis yang baru, namun kondisi aplikasi tersebut stabil. Slackware menganjurkan pengguna untuk menginstal dari source sehingga setiap program yang terinstal akan bekerja lebih optimal pada sistem yang digunakan.

  4. OpenSuSE atau Open Software und Sytem Entwicklung (http://www.opensuse.org/en/), merupakan distribusi yang sangat terkenal dengan YaST (Yet another Setup Tools) untuk mengonfigurasi sistem dan Framework Mono. YaST adalah sistem administrasi Linux untuk memudahkan administrator mengoperasikan berbagai perintah  yang terkadang rumit untuk dijalankan menjadi interface yang dapat dijalankan hanya dengan sekali klik. Framework Mono adalah penerapan teknologi .NET milik Microsoft di Linux.

  5. Mandrake, merupakan varian distro RedHat yang dioptimasi untuk pentium.

  6. WinLinux, merupakan distro yang dirancang dan diinstal di atas partisi DOS (Windows). Untuk menjalankannya bisa dengan mengklik dari Windows. WinLinux dibuat seakan-akan merupakan suatu program aplikasi di bawah Windows.

  7. Ubuntu (http://www.ubuntu.com/), merupakan perkembangan sistem operasi Linux yang dapat digunakan pada desktop, laptop maupun server. Seperti distro Linux lainnya, Ubuntu menawarkan program pengolahan kata, aplikasi email, web server software dan programming tools. Ubuntu yang didukung secara komersial oleh Canonical, memiliki kelebihan sebagai sistem operasi yang bersifat stabil dan repositori softwarenya sangat banyak, selain itu adanya dukungan komunitas ubuntu yang tinggi serta kompatibilitas driver untuk berbagai macam hardware komputer.

  8. Fedora (http://fedoraproject.org/), pertama kali diperkenalkan ke publik tahun 1995. Fedora sama seperti distro linux lainnya, bersifat open source dan dapat digunakan, dimodifikasi dan didistribusikan secara cuma-cuma. Fedora dikembangkan oleh sebuah komunitas bernama The Fedora Project.

  9. Linux Mint (http://www.linuxmint.com/), memiliki tampilan yang mirip dengan Windows, sehingga memudahkan mantan user windows untuk menyesuaikan diri dengan Linux Mint. Program default instalasi dalam Linux Mint ini diantaranya ialah Office, Internet, Chatting, Dekstop Visual dll.

  10. Gentoo (http://www.gentoo.org/), merupakan distro Linux yang secara otomatis dapat dioptimasi dan dicustomized untuk sembarang aplikasi yang dibutuhkan. Gentoo memiliki performa yang tinggi, bersifat konfiguratif dan top-notch user serta didukung dan dikembangkan oleh komunitas Gentoo.

Oleh : Vierta Saraswati
REFERENSI :
Okviyanto, Handita. 2013. “Distro Linux Terbaik yang Patut Anda Coba”. http://www.lawatek.com. diakses pada 26 Juni 2014 pukul 19.54 WIB.
Raharja, R. Anton. 2001. “Modul Pelatihan Linux”. Open Source Campus Agreement.

Related Posts :

0 komentar :

Posting Komentar