Senin, 10 Februari 2014

Cara Mengamankan Data File Komputer (1)

Jika anda salah satu orang yang mengerti betapa pentingnya sebuah privasi pada perangkat komputer anda, maka artikel berikut ini perlu anda ketahui untuk melindungi data-data penting anda agar tidak terdeteksi atau dilihat orang lain. Terkadang banyak orang yang suka iseng membuka folder-folder dalam komputer kita, untuk dijadikan candaan/lelucon ataupun untuk kepentingan mereka yang mana hal itu bisa saja merugikan bagi kita.

Hal yang tersulit adalah ketika yang melakukan itu adalah teman kita sendiri. Ingin melarangnya untuk tidak memakai komputer kita tentu itu akan menimbulkan kesan yang tidak enak kepada teman sendiri. Demi mengatasi hal itu, penulis membagikan 2 cara yang dapat anda tempuh dan terapkan pada perangkat komputer anda agar data file penting anda bisa diamankan.

Cara pertama yaitu dengan menyembunyikan folder yang berisi data-data penting tersebut. Cara kedua, dengan menyembunyikan Drive Hardisk komputer anda, sehingga keseluruhan data baik folder ataupun file tidak akan tampak oleh orang lain. Cara kedua digunakan ketika banyak folder penting yang harus diamankan dan membutuhkan waktu lama apabila harus disembunyikan satu-persatu. Dengan begitu, anda tidak perlu khawatir apabila komputer anda dipakai atau digunakan orang lain.

Cara pertama : Menyembunyikan folder

Dengan memanfaatkan fungsi perintah Command Prompt anda bisa menyembunyikan folder yang ingin anda amankan pada perangkat komputer anda. Caranya :

  • Buka program Command Prompt. Ada beberapa cara yang dapat anda lakukan, pertama klik Start >All Program >Accessories >Command Prompt. Atau cara kedua, klik Start >pada kotak search tulis “CMD” > klik program Command Prompt yang muncul.


  • Setelah tampilan program Command Prompt muncul, langsung saja tulis perintah dengan format : attrib(spasi)+s(spasi)+h(spasi)drive:\nama folder. Kemudian tekan ENTER. Contohnya lihat gambar di bawah ini:


  • Sesudah anda tekan Enter, dipastikan folder yang anda maksud akan tersembunyi. Anda pun telah berhasil. Nah, untuk mengembalikannya dapat anda lakukan dengan cara yang sama, hanya saja formatnya menjadi sedikit berbeda: attrib(spasi)-s(spasi)-h(spasi)drive:\nama folder. Kemudian tekan Enter. Perubahan terjadi pada simbol (+) menjadi (-).


Cara pertama pun selesai. Cara ini cukup sederhana pengerjaannya. Yang menjadi catatan adalah ketika menyembunyikan folder pastikan ingat nama folder tersebut, kalau perlu dicatat. Karena, ketika anda ingin memunculkan folder itu lagi maka nama folder yang diketik tidak boleh salah. Jika salah, maka folder yang dimaksud tidak akan muncul.

Cara ini direkomendasikan apabila data yang ingin anda amankan tidak terlalu banyak. Sebenarnya jika pun data yang dimaksud dalam jumlah yang banyak anda tetap bisa melakukan cara ini, asalkan data-data tersebut dikumpulkan atau disatukan dalam satu folder penuh. Kemudian satu folder penuh itu yang kemudian anda amankan dengan cara pertama ini. Tetapi ya itu tadi, anda harus melakukan pemindahan data-datanya dan memakan waktu yang tidak sebentar. Namun, jika anda tidak sabaran melakukan pemindahan data-data tersebut, penulis sarankan untuk melakukan cara yang kedua.

Oleh : Roma Doni

Related Posts :

0 komentar :

Posting Komentar