Jumat, 02 Desember 2016

Cara Memasang Fan Di Dalam Casing Komputer

Pemasangan fan pada sebuah casing adalah hal terpenting karena semakin canggihnya komputer membuat kebutuhan akan komputer yang semakin banyak sehingga membutuhkan waktu penggunaan yang sangat lama pada sebuah komputer. Dibutuhkan perawatan terhadap komponen-komponen di dalam CPU sehingga tindakan untuk penambahan fan dalam casing bisa membantu menjaga sirkulasi udara dalam casing agar tetap terjaga.

Untuk melakukan penambahan fan pada sebuah casing tidak bisa sembarangan. Ada sebuah aturan khusus karena jika terjadi kesalahan maka bukannya tambah baik tetapi sirkulasi udara dalam casing bisa tambah panas yang mengarah pada kerusakan. Hal yang harus diperhatikan seperti di mana tempat fan akan diletakan.


Gambar 1. Bagian Depan Fan Dengan Baling-Baling Yang Memiliki Permukaan Cekung

Bagian depan fan atau yang disebut baling-baling berbentuk cembung dan biasanya terdapat 7-8 bilah. Sedangkan bagian belakang fan memiliki bentuk cekung dan terlihat rangka kipas yang biasanya ada 4 tulang. Fan untuk di dalam casing memiliki dua bagian yang berbeda sehingga harus bisa membedakannya. Dalam pemasangannya juga tidak boleh terbalik supaya fan dapat bekerja secara maksimal.


Gambar 2. Bagian Belakang Fan Yang Terlihat Kerangka Kipas

Fan untuk di dalam casing terdiri dari dua macam yaitu intake dan exhaust. Intake adalah fan yang berfungsi untuk menyuplai udara ke dalam casing sedangkan exhaust adalah membuang udara panas dari dalam casing ke luar casing. Sebuah casing yang sudah menggunakan fan intake tetap membutuhkan exhaust karena pasti ada uap panas yang berasal dari processor atau komponen lain yang harus dikeluarkan supaya sirkulasi udara di dalam casing tetap terjaga.

Pemasangan fan exhaust tidak bisa pada posisi yang sembarangan. Fan exhaust berada di bagian atas casing, atap casing atau bagian belakang atas casing. Sedangkan intake yang fungsinya menyuplai udara dingin dari luar casing dipasang di bagian depan bawah casing atau di samping casing. Posisi fan intake selalu di depan sedangkan exhaust selalu di belakang.

Memperhatikan keseimbangan dalam pemasangan fan exhaust dan intake. Menggunakan 1 fan intake berarti menggunakan 1 fan exhaust. Begitu juga menggunakan 2 kipas intake berarti harus menggunakan 2 kipas exhaust. Jika menggunakan 1 fan intake dan 1 fan exhaust berarti posisi fan intake di depan dan exhaust di belakang, Jangan memasang fan terlalu banyak. Pasanglah fan hanya pada sudut-sudut yang sudah ditentukan supaya dapat meminimal penggunaan daya PSU. Selain itu, dengan banyaknya fan bisa menimbulkan kebisingan dan berakibat adanya getaran pada casing yang bisa mengganggu komponen di dalam casing.

Pemasangan fan pada casing dapat dilakukan sendiri asalkan posisi fan diletakkan pada posisi yang benar, tidak menggunakan fan secara berlebihan, dan tidak terbalik dalam meletakkan fan. Selain menghemat biaya, memasang sendiri fan di dalam casing dapat membantu memantau komponen di dalamnya jika ada yang mengalami kerusakan.

Oleh: Jenny

Gambar:
1. http://1.bp.blogspot.com/-0MEsn2cgy78/VTtQNF-HUpI/AAAAAAAADJA/sFvCuQ4pox0/s1600/Kipas-Angin-CPU-Fan-Casing-Hitam-12inch-1-714887.jpg
2. http://3.bp.blogspot.com/-9-beZJH_ss4/TprH_xKMXII/AAAAAAAAAD4/Sj5193dwIGk/s1600/Foto0671.jpg

Selasa, 29 November 2016

After Effects, Software Untuk Membuat Animasi Ringan

Bagi kebanyakan pemakai komputer, software After Effects tak begitu dikenal. Namun, bagi pemakai komputer yang menekuni bidang desain ataupun animasi, software buatan Adobe ini tentunya tak begitu asing sehingga dapat menggunakannya. Lalu, apa sesungguhnya software ini? Dan juga, apa kegunaannya?

Ditinjau dari jenis software, After Effects termasuk dalam kategori software motion graphic. Dengan menggunakan software ini, kita dapat berkreasi membuat berbagai animasi yang menarik. Misalnya, animasi teks yang terbakar, animasi teks yang terbentuk dari butiran air, animasi orang mengeluarkan kamehameha seperti layaknya Son Go Ku dalam serial karton Dragon Ball, animasi gambar kartun orang yang dikejar-kejar mahluk buas, animasi petir, dan sebagainya.


Gambar 1. Membuat Animasi Dengan After Effects.


Gambar 2. Contoh-Contoh Animasi Teks Dibuat Dengan Menggunakan After Effects

Nah, walaupun sangat baik mengolah animasi, After Effects kurang begitu baik mengolah tampilan tiga dimensi. Sangat berbeda bila dibandingkan dengan software 3D MAX, software yang khusus dirancang untuk mengolah tampilan tiga dimensi. Misalnya, pada software After Effects, objek cenderung terlihat kabur bila dipandang dari samping. Sedangkan pada software 3D MAX, bila objek dipandang dari samping, terlihat begitu jelas. Dengan demikian, After Effects kurang cocok digunakan untuk membuat animasi yang membutuhkan tampilan tiga dimensi yang sempurna. Contohnya, animasi balap mobil dipandang dari belakang mobil.

Untuk menghasilkan animasi yang menarik dengan menggunakan After Effects, kita mesti meracik efek-efek tertentu. Ambil contoh, bila kita ingin membuat animasi teks terbakar, kita mesti menggunakan lebih dari 4 efek. Nah, bila kita merasa kurang puas dengan efek-efek yang disediakan After Effect, kita dapat meng-install plug-in (efek tambahan) Ambil contoh, efek Trapcode Shine. Efek plug-in ini mampu membuat suatu objek terlihat lebih bersinar.

Nah, untuk menguasai software ini, kita dapat mempelajarinya melalui tutorial. Kita dapat mencarinya via googling ataupun mencarinya di YouTube. Selain itu, dapat juga membeli buku tutorial After Effects untuk mempelajarinya. Saat ini, tersedia berbagai buku toturial After Effect di pasaran.

Sebagai tambahan, bila tertarik menggunakan software ini, sebaiknya tak terlalu banyak aplikasi yang dibuka saat menggunakannya. Sebabnya, bila terlalu banyak aplikasi yang dibuka, After Effect sangat lambat me-render video. Sebagai inspirasi membuat animasi, di YouTube terdapat berbagai animasi menarik yang dibuat dengan menggunakan After Effects.

Memang, Software After Effects dirancang bagi yang bergelut dalam bidang desain ataupun animasi. Akan tetapi, software ini pun cocok juga digunakan bagi yang senang mem-posting video karya sendiri di Youtube. Software ini dapat digunakan untuk memperindah video. Misalnya, membuat intro video ataupun ending video berupa animasi teks yang menarik. Dengan intro video dan ending video yang menarik, tentunya menjadikan video lebih menarik.


Gambar 3. Contoh Animasi Text yang Dapat Digunakan Sebagai Intro Video

Hanya saja, untuk menjalankan software ini, membutuhkan spesifikasi hardware terbilang cukup tinggi. Termasuk besarnya RAM. Ambil contoh, spesifikasi yang dibutuhkan untuk menjalankan After Effects versi CS4. Bila dijalankan di Laptop dengan RAM 2 GB, After Effect cenderung ‘nge-lag’ saat dijalankan

Demikian, penjelasan singkat mengenai software After Effects. Dengan menggunakan software ini, sangat membantu menyalurkan kreativitas dan imajinasi kita. Nah, tertarik menggunakan software ini?

Oleh: Rahadian

Sumber gambar:
1. http://digitaltextuality.pbworks.com/f/1365485901/Adobe%20After%20Effects.jpg
2. http://www.gfxtraining.net/wp-content/themes/shopperpress/thumbs/BP2.jpg
3. https://i.ytimg.com/vi/KtOhb6BeRfE/maxresdefault.jpg